All for Joomla All for Webmasters
Media Berbagi dan Bertukar Informasi Warga Seputar Kabupaten Majalengka

Pemkab Undang Penggiat Komunitas Untuk Merancang ‘Kota Angin’ Sebagai Kota Ekonomi KreatifBerita 

Majalengka, infomjlk.co – Pemkab Majalengka melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah atau Bappelitbangda Kabupaten Majalengka mengajak para penggiat komunitas di Majalengka ikut dalam ‘Forum Disscusion Grup’bersama tim Penilaian Mandiri Kabupaten dan Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) dari Tim Assesor Badan Ekonomi Kreatif atau BEKRAF di aula rapat Kantor Bappelitbanda Kabupaten Majalengka, Selasa (24/6).

Pertemuan ini mengagendakan perencanaan Majalengka sebagai bagian dari Kota Kreatif yang memiliki salah satu produk unggulan. PMK3I sendiri adalah sebuah kegiatan dari Badan Ekonomi Kreatif untuk menggali potensi ekonomi kreatif di Kabupaten/Kota di Indonesia yang nantinya mampu menggerakan perekonomian di daerah tersebut. Majalengka menjadi salah satu daerah di Indonesia yang didatangi oleh tim PMK3I ini. Dalam pertemuan ini dipaparkan potensi produk unggulan yang ada di Kabupaten Majalengka, baik dari satuan OPD Kabupaten Majalengka maupun dari Komuntas yang hadir dalam acara ini. Menurut Ramalis Sobandi ketua tim PMK3I Bekraf, terdapat 16 subsektor ekonomi kreatif. “Dari 16 tersebut mana kira-kira 3 subsektor yang menjadi unggulan dari Kabupaten Majalengka, dan selanjutnya akan diplih 1 subsektor unggulan” ujar beliau. Ramalis menambahkan pemilihan 1 subsektor produk unggulan tersebut akan menjad motor penggerak dan bersinergi dengan subsekor lainnya.

Dari pertemuan diskusi antara komunitas, Pemkab dan tim PMK31 menyepakati untuk memilih 3 subsektor produk unggulan dari Kabupaten Majalengka yaitu meliputi seni pertunjukan, kuliner dan desain produk. Dan selanjutnya dari 3 pilihan subsektor tersebut akan dipilih satu sabsektor untuk menjadi produk unggulan ekonomi kreatif dari Kabupaten Majalengka.

Dalam sambutannya Kepala Bappelitbangda Kabupaten Majalengka, Drs.Eddy Noor Sudjatmiko, M.Si menyampaikan maksud lain dari pertemuan ini adalah bahwa para penggiat komunitas dapat bersama-sama merancang rencana pembangunan Majalengka. Beliau menambahkan nantinya kegatan Ekonomi Kreatif akan menjadi salah satu fokus pembangunan di Majalengka. “Pasca berdirinya BIJB, Majalengka kini menjadi daerah dengan indeks pertumbuhan ekonomi tertinggi di Jawa Barat sebesar 5,9% namun ironinya tinggak kemiskinan di Majalengka juga tertinggi di Jawa Barat, maka akibatnya ada disparitas atau adanya kesenjangan pembangunan, maka untuk menanggulami masalah tersebut melalui kegiatan ekonomi kreatif lah solusinya”.  Harapan kedepan kegiatan pertemuan dan silaturahmi dengan para penggiat komunitas di Majalengka perlu di intesifkan karena dari pertemuan tersebut akan muncul ide, saran, dan padangan untuk selanjutnya dapat dimasukan dan dijadikan bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan pemerintah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *